Tips & Trick dalam Menghadapi Interview

Mungkin banyak dari kita yang telah mengetahui tips dan trik dasar dari interview, seperti mengetahui profil perusahaan, mengetahui job description posisi yang dilamar, berpakaian rapi dan berbahasa tubuh yang baik, serta bersiap akan pertanyaan-pertanyaan situasional yang kemungkinan diberikan. Dari semua hal tersebut, kali ini kami akan memberikan informasi yang berbeda mengenai tips and trick dalam interview.

  1. Jangan hanya mecari tahu profil dasar perusahaan, namun ketahui pula perkembangan serta potensi perusahaan di masa depan.

Lakukan pencarian mengenai earning calls, laporan keuangan, sampai pada setiap posting-an perusahaan di website. Hal ini akan sangat berguna ketika kita ditanyai mengenai hal yang berhubungan dengan perusahaan, kita akan dapat menjawab pertanyaan dengan basis data dan membuat jawaban kita terlihat solid dan kuat.

  1. Bersihkan Social Media kita dari hal-hal yang dapat mengurangi nilai diri kita.

Cara kita berbicara di media sosial dan apa yang kita unggah ke internet menunjukkan watak dan karakter diri. Tidak perlu berbahasa baku, namun kita tetap harus menjaga apa yang kita unggah, pastikan kalau itu merupakan hal-hal positif. Banyak recruiter sekarang yang menolak seorang pelamar karena menemukan sesuatu di media sosial-nya.

  1. Waktu terbaik dalam melakukan interview adalah hari Selasa pukul 10.30

Hindari melakukan interview hari Senin dan Jum’at, karena interviewer akan terlalu semangat ataupun sudah terlalu lelah. Memilih antara Selasa sampai Kamis adalah waktu yang baik. Namun pilihlah Selasa, untuk berjaga-jaga jika perusahaan memerlukan karyawan dalam waktu cepat.

Melakukan interview dalam waktu yang terlalu dekat dengan waktu makan siang akan membuat interviewer berada dalam posisi yang kelaparan. Sementara jika tepat setelah makan siang, interviewer kemungkinan dalam kondisi kekenyangan.

  1. Persiapkan sebuah “Story Statement” yang dapat menjelaskan tentang diri kita.

Saat interview, biasanya kita akan selalu diberi pertanyaan seperti “Ceritakan diri anda”. Jika kita hanya membahas tentang keahlian dan kualitas diri, kita akan terlihat hanya sebagai robot professional. Beda halnya jika menceritakan tentang latar diri, bagaimana masa kecil kita mempengaruhi mimpi kita dan diri kita di masa sekarang, dan kejadian-kejadian dalam hidup kita yang menjadikan diri kita memilih suatu pilihan. Kita akan lebih terlihat seperti manusia.

  1. Utarakan perhitungan kita dalam menjawab pertanyaan.

Ketika kita diberi sebuha pertanyaan, jangan berpikir dalam diam dan kemudian menjawab hasil dari olah pikir kita. Lebih baik jika mengutarakan dasar-dasar, pertimbangan-pertimbangan serta analisa kita sebelum menjawab inti dari pertanyaan. Namun, usahakan agar jawaban tidak berbellit-belit.

  1. Akhiri interview dengan memberikan pertanyaan ini:

“Apakah saya mengatakan sesuatu dalam wawancara tadi yang memberikan Anda alasan untuk meragukan bahwa saya cocok untuk posisi ini?”

Memang terdengar terlalu berani, namun jika disampaikan secara benar dapat menunjukkan keinginan kita yang tulus dan kepercayaan diri. Hal ini pun dapat memberikan kesempatan pada kita untuk mengklarifikasi akan sesuatu yang dianggap belum jelas oleh interviewer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *